Aseet Sosial Pengembangan Pariwisata Pedesaan Tangguh Bencana Berkelanjutan

    Muhammad Muhammad, Slamet Widiyanto,

Abstract

Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berlokasi di Desa Kalibening, Kecamatan Dukun, Kabupaten Magelang  yang dilaksanakan sejak tahun 2013-2018 telah banyak pengetahuan  yang didapatkan dari proses belajar bersama masyarakat yang ditinjau dari berbagai bidang keilmuan. Fakta yang melatarbelakangi pemilihan  lokasi kelompok sasaran merupakan kawasan rawan bencana erupsi Gunung Merapi, tingkat pendidikan yang masih rendah, kemiskinan, masyarakat tidak berdaya dan lain-lain. Tujuan utama dalam kajian pelaksanaan Pengabdian Kepada Masyarakat adalah sebagai upaya membangun kesepahaman terhadap bentuk pembangunan melalui pemberdayaan masyarakat yang diharapkan  dapat meningkatkan kapasitas masyarakat (capacity building) sehingga mampu memenuhi harapan dan kebutuhan masyarakat. Asset social (social mapping) pada kelompok sasaran dapat mengetahui rendahnya  tingkat pengetahuan, kemiskinan  dan keterampilan  yang dimiliki masyarakat dan kelompok sasaran mengakibatkan mereka tidak mampu mengenali  apa yang dibutuhkan dalam meningkatkan kapasitasnya beserta potensi besar yang dimilikinya. Metode dan analisis yang dilakukan dalam kajian ini  lebih terfokus pada Focus Group Disscussion (FGD),  wawancara mendalam, quisioner  dalam upaya menjaring dan menemukenali tingkat partisipatif masyarakat dan wawancara secara terstruktur. Penelitian menggunakan rentang waktu (masa pelaksanaa) pada periode tahun 2014-2018 melalui skema Pengembangan Desa Binaan (Desbin), skema yang dikaji berdasarkan urutan waktu secara berurutan.  Hasil penelitian menunjukan tingkat  partisipatif  yang tinggi dan mengetahui modal sosial berupa: modal ekonomi, modal alam, modal fisik, modal sumber daya manusia modal pengetahuan  dan berkontribusi terhadap pengembangan potensi desa berupa pengembangan pariwisata berbasis  masyarakat tangguh bencana yang berkelanjutan. Kesimpulan dan hasil perhitungan modal sosial yang didapatkan dengan nilai tertinggi sebesar modal sumber daya alam sebesar (3,9), modal sosial (3,0), modal finansial (3,2), modal fisik merupakan modal yang terendah dengan nilai (2,6).

Keywords: Desa Wisata, Tangguh Bencana, Asset Sosial
Full Text:
Section
Ekonomi, Sosial, dan Budaya