PENDAMPINGAN PEMBANGUNAN PERUSAHAAN AIR MINUM MIKRO DI DESA BINAAN UNIVERSITAS SWISS GERMAN

    Tabligh Permana, Kholis Abdurachim Audah,

Abstract

Ketersediaan air minum merupakan kebutuhan mutlak bagi masyarakat. Hal ini juga berlaku bagi masyarakat di Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Propinsi Banten. Menurut data yang diperoleh, lebih dari 90 persen masyarakat di desa ini tidak memiliki akses terhadap air bersih terlebih air minum. Untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus saja sebagian masyarakat masih harus memanfaatkan aliran sungai yang secara standar kesehatan tidak memadai. Maka itu, untuk mengatasi permasalah ini, sejak tahun 2016, Universitas Swiss German membuat program Desa Binaan dengan salah satu kegiatan utamanya adalah penyediaan sarana air bersih untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus di Kampung Babakan Sebrang, Desa Marga Mulya. Pada tahun 2020 ini, fasilitas air bersih ini sudah ditingkatkan menjadi fasilitas pengolahan air minum berskala mikro. Metode yang digunakan untuk pengolahan air bersih menjadi air minum ini adalah melalui proses filtrasi menggunakan metode Reverse Osmosis. Agar masyarakat secara berkelanjutan dapat memanfaatkan, memelihara, sekaligus mampu meningkatkan fasilitas yang ada secara mandiri, maka fasilitas air minum tersebut dikembangkan menjadi perusahaan air minum mikro. Penghasilan yang diperoleh diharapkan tidak hanya dapat menjamin keberlangsungan fasilitas ini, tetapi juga dapat digunakan kembali bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

Keywords: air minum, desa binaan, kesehatan, reverse osmosis
Full Text:
Section
Kesehatan