PELATIHAN DASAR BERKOMUNIKASI SECARA ASERTIF DALAM BENTUK TERTULIS BAGI STAF DAN PIMPINAN UNIT SEKOLAH PELITA HARAPAN SE-JABODETABEK

    Desideria Lumongga Dwihadiah,

Abstract

Kebutuhan untuk berkomunikasi secara efektif dan efisien amat dibutuhkan oleh setiap elemen di dalam dan di luar organisasi. Seorang professional yang bekerja bagi sebuah organisasi baik korporasi maupun industri dituntut untuk dapat menyampaikan pendapat dan pemikirannya baik secara tertulis maupun lisan demi kemajuan institusi di mana ia bekerja. Selama ini komunikasi tertulis dianggap sebagai salah satu tugas yang lebih rumit bagi sebagian professional di perusahaan, terutama komunikasi tertulis yang bersifat asertif. Di era digital seperti saat ini, komunikasi tertulis tetap dilakukan secara intens melalui media seperti surat elektronik maupun pesan singkat melalui aplikasi percakapan media digital yang tersedia.
Insititusi Pendidikan juga tidak terlepas dari kerumitan untuk membuat berbagai komunikasi tertulis yang berisi pesan asertif saat harus berhubungan dengan para pemangku kepentingan. Sekolah Pelita Harapan juga menyadari akan kerumitan komunikasi asertif secara tertulis yang harus dilakukan oleh para staf dari berbagai department terkait, yang ditujukan bagi publik internal maupun eksternal. Karena kebutuhan inilah maka kelompok Sekolah Pelita Harapan di berbagai lokasi menyadari perlunya ada pelatihan dan pengenalan dasar berkomunikasi asertif dalam bentuk tertulis kepada para staf di berbagai department yang ada. Pelatihan ini dilakukan dengan terlebih dulu mengidentifikasi kebutuhan (assessment needs) para staf yang disampaikan melalui formulir digital (google forms). Melalui pengabdian masyarakat yang yang dilakukan secara sekaligus untuk sekolah di 5 (lima) lokasi akan dapat menerapkan pemahaman dasar tentang prinsip sebuah pesan asertif secara tertulis. Jumlah peserta sekitar 60 orang yang mengikuti secara hybrid sekaligus di lokasi SPH di Lippo Village Karawaci dan melalui zoom meeting. Di akhir pelatihan dasar diharapkan juga mereka dapat menuangkannya dalam kata-kata yang tepat tanpa terkesan agresif. Rekomendasi yang diberikan oleh fasilitator kegiatan ini agar dapat menjadi agenda terjadwal yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu sesuai kebutuhan.

Full Text:
Section
Pendidikan