PELATIHAN KOMUNIKASI LINTAS BUDAYA KEPADA PESERTA DIDIK POLITEKNIK IMIGRASI (POLTEKIM) KEMENKUMHAM INDONESIA

    Naniek Setijadi,

Abstract

Program Pengabdian Kepada Masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka kerjasama antara UPH c.q. FISIP UPH dan Politeknik Imigrasi (POLTEKIM) sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia peserta didik POLTEKIM, khususnya memperlengkapi para taruna untuk bertugas di pos-pos Imigrasi baik di dalam maupun di luar negeri. Di era globalisasi ini konsepsi garis batas antar negara mulai pudar dengan adanya kemajuan teknologi dan perpindahan orang dan barang. Kemungkinan adanya ancaman dan tantangan terhadap keamanan nasional dan masyarakat tidak dapat dihindari. Petugas Imigrasi sering menjumpai berbagai jenis pelanggaran keimigrasian, antara lain: pelanggaran Visa dan Ijin Tinggal, masalah kriminal antar negara, masalah diplomasi. Departemen Keimigrasian sebagai garda terdepan berperan penting untuk mencegah ancaman tersebut. Pelatihan komunikasi lintas budaya sangat diperlukan oleh petugas Imigrasi dalam menjalankan tugasnya berhadapan dengan orang-orang (foreigners) dari berbagai negara yang masuk dan keluar Indonesia. Komunikasi lintas budaya mempunyai fungsi penting, utamanya ketika seseorang mulai menjalin hubungan bilateral, trilateral, atau multilateral. Secara khusus, komunikasi lintas budaya berfungsi untuk mengurangi ketidakpastian komunikasi antar individu, antar suku, dan antar bangsa yang berbeda budaya. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan dan skills yang dibutuhkan oleh para Taruna agar dapat menjalankan tugasnya dengan baik. Program PKM ini dilaksanakan sebanyak empat kali secara daring melalui Zoom, pada tanggal 12 Mei 2022; 13 Mei 2022; 18 Mei 2022; dan 19 Mei 2022. Materi yang disampaikan mencakup dua sesi, yaitu sesi Teori dan sesi Praktik

Full Text:
Section
Pendidikan