PENGEMBANGAN EDUWISATA DI KAMPUNG WISATA KERANGGAN KOTA TANGERANG SELATAN

    Rudy Pramono, Juliana Juliana, Emanuel Agung Wicaksono,

Abstract

Pembentukan Pokdarwis Keranggan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dengan Penetapan sebagai Kampung Wisata Keranggan yang berawal dari kemauan dan inisiatif seorang tokoh masyarakat selaku Pembina Home Industri Ibu-Ibu masyarakat Keranggan sebanyak 100 KK di kawasan ekowisata Sungai Cisadane. Difasilitasi oleh beberapa anggota potensi masyarakat bermusyawarah untuk membentuk Kelompok Sadar Wisata. Masyarakat Keranggan menyadari peran dan tanggung jawabnya sebagai Tuan Rumah yang baik bagi Tamu atau wisatawan yang berkunjung untuk mewujudkan lingkungan dan suasana yang kondusif sebagaimana slogan Sapta Pesona. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai pengetahuan yang berhubungan dengan pariwisata dalam hal kesadaran membuang sampah untuk tidak membuang sampah di sungai dengan pengadaan sarana prasarana eduwisata di Desa Keranggan. Kampung wisata Keranggan membutuhkan kebutuhan sarana dan prasarana ruang belajar terbuka dengan pemanfaatan lahan sebagai sarana edukasi papan informasi teknologi PLTS di destinasi wisata mandiri energi akan menjadi lebih menarik dan tertata di lingkungan ekowisata Keranggan, sehingga pada akhirnya menambah daya tarik wisata. Pengadaan sarana prasarana ini dengan pengelolaan ruang bawah jembatan Cisadane diharapkan dapat bermanfaat sebagai ruang belajar terbuka serta menjadikan kampung wisata Keranggan sebagai produk unggulan dan sebagai destinasi wisata di Kota Tangerang serta terwujudunya pengembangan ekowisata keranggan maupun terwujudnya kawasan yang mendukung kelestarian sumber daya alam dan lingkungan hidup. Saran yang diharapkan adanya peningkatan kualitas SDM sebagai pelaku wisata sebagai destinasi wisata berkembang, serta peningkatan sarana dan prasarana, perbaikan jalan dan air bersih, melakukan pendampingan berkelanjutan dari perguruan tinggi dan menjalankan fungsi pentahelik

Keywords: sarana dan prasarana, ruang belajar, kampung wisata, keranggan
Full Text:
Section
Pendidikan