PENANGANAN LIMBAH PLASTIK PADA HUTAN BAKAU DI KAWASAN DAM ESTUARI DENPASAR SELATAN

    Sidhi Bayu Turker, Ni Kadek Widyastuti, Putu Steven Eka Putra, Ni Luh Christine Prawitha Sari Suyasa, I Nengah Rata Artana,

Abstract

Kelompok Nelayan Segara Guna Batu Lumbang Denpasar merupakan salah satu kelompok nelayan yang secara tradisional mengelola satu area Kawasan Konservasi Wisata Taman Hutan Raya Mangrove Ngurah Rai Denpasar. Program Studi Sarjana Terapan D4 Manajemen Perhotelan Universitas Dhyana Pura telah bekerjasama dengan kelompok nelayan tersebut sejak tahun 2017 dan berlangsung sampai sekarang. Kawasan hutan mangrove tersebut memiliki permasalahan terkait limbah sampah kiriman dari beberapa sungai yakni Tukad Badung, Tukad Mati dan Dam Estuari Denpasar. Kondisi ini menyebabkan berkurangnya keindahan dan keasrian kawasan hutan bakau Denpasar Selatan sebagai obyek dan atraksi wisata yang menjadi wilayah pelayanan Kelompok Nelayan Segara Guna Batu Lumbang Denpasar. Limbah kiriman yang cukup berbahaya adalah sampah plastic yang dapat menyebabkan gangguan serius pada pertumbuhan bibit mangrove jika tidak dilakukan tindakan pembersihan kawasan secara rutin dan berkelanjutan. Bentuk kegiatan ini merupakan sebuah upaya untuk turut menjadikan kawasan hutan bakau tersebut sebagai tempat atraksi wisata perairan dan tempat edukasi lingkungan perairan hutan mangrove .Untuk mengatasi dampak tersebut maka dilakukanlah kegiatan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk melakukan kegiatan pembersihan kawasan huta mangrove Ngurah Rai Denpasar bersama kelompok nelayan di atas mengatasi persoalan limbah plastic tersebut dengan melakukan kegiatan ceramah lingkungan edukasi dan diskusi, pembersihan secara langsung dan berkelanjutan sampah plastik dan sekaligus penanaman bibit bakau. Dan dari kegiatan itu dapat dihasilkan sebuah pembelajaran kegiatan edukasi lingkungan di kawasan tersebut yang dapat disosialisasikan dengan lembaga-lembaga pendidikan sebagai sebuah program edukasi lingkungan dalam mendukung sustainable tourism development.

Full Text:
Section
Lingkungan Hidup dan Bencana