DEFERENSIASI BATIK MELALUI DESAIN KONTEMPORER BERBASIS ICON LOKAL DAN PENGUATAN MANAJEMEN MUTU

    Nugroho Mardi Wibowo, Yuyun Widiastuti, Siswadi Siswadi, Karsam Karsam,

Abstract

Desa Jatipelem Kecamatan Diwek adalah salah satu sentra kerajinan batik di Jombang. Banyak pengrajin sudah mengembangkan motif, namun motif yang dikembangkan hanya terbatas. Desain motif belum mengakomodir selera pasar saat ini terutama segmen masyarakat modern dan anak muda yang berorientasi pada motif batik kontemporer.  Permasalahan yang lain adalah masih dijumpai banyaknya produk batik yang cacat karena proses produksi tidak berorientasi pada pengendalian mutu. Pada masa Pandemi Covid-19 seperti saat ini, UKM batik merasa kesulitan untuk meningkatkan penjualannya. Tujuan program pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan omset dan mutu produk melalui pengembangan motif batik kontemporer berbasis icon lokal Jombang serta penguatan manajemen mutu. Adapun metode yang digunakan adalah pelatihan, pendampingan dan brainstorming dengan UKM batik sebagai mitra. Hasil pengabdian kepada masyarakat menunjukkan, sampai dengan akhir tahun 2020 mitra berhasil meningkatkan penjualan sebesar 8% walaupun masih kondisi pandemi Covid-19. Produk mitra yang cacat mengalami penurunan sampai dengan 2%. Dampak kegiatan pengabdian ini adalah mitra dapat memproduksi secara berkelanjutan dan tetap dapat meningkatkan daya saing serta menyejaterahkan masyarakat sekitar pada saat pandemi Covid-19.

Full Text:
Section
Ekonomi, Sosial, dan Budaya