PEMBERDAYAAN PEMUDA BERBASIS POTENSI LOKAL DI DESA KENDUNG SURABAYA

    Fitra Mardiana, Yuli Ermawati,

Abstract

Organisasi kepemudaan sangat penting dalam upaya pemberdayaan pemuda untuk memupuk rasa kepedulian, nasionalisme, mengembangkan kemampuan, minat, bakat, meningkatkan keswadayaan dan penanggulangan hal-hal negatif. Desa Kendung Surabaya terkenal dengan sebutan “Kampung Semanggi” memiliki lahan-lahan dan riwayat sejarah yang potensial untuk dapat dikembangkan. Namun untuk dapat menggali dan mengembangkan potensi lokal tersebut diperlukan sumber daya manusia yang kreatif, inovatif, energik, dan jauh berpandangan ke depan. Salah satunya adalah Karang Taruna RW 3 Kendung. Sayangnya kondisi kegiatan mereka dapat dikatakan pasif. Beberapa permasalahan yang mereka hadapi adalah kurangnya komitmen dan kekompakan diantara pengurus, belum bisa mengenal peluang/potensi lokal, belum memanfaatkan secara maksimal fasilitas yang dimiliki oleh RW karena keterbatasan pengetahuan IT, kurangnya praktek kewirausahaan. Tujuan dari pemberdayaan ini adalah menggali potensi yang dimiliki oleh organisasi kepemudaan di Desa Kendung untuk disinergikan dengan potensi lokal wilayah Kendung. Metode yang digunakan yaitu dengan sebagai berikut (1)melakukan analisis SWOT untuk menggali potensi mitra, (2)melakukan pembinaan (materi) tentang kepemimpinan dan organisasi, (3)memberikan pelatihan IT baik dari segi internet, audio visual, maupun jejaring social dengan memaksimalkan sarana yang dimiliki oleh Desa Kendung RW 3. (4) mengajak mitra dan memfasilitasi mitra membuat warung online untuk menstimulus mereka membuka usaha secara online tanpa mengganggu aktifitas kerja mereka. Hasil kegiatan adalah tim pengabdian masyarakat berhasil memetakan potensi yang dimiliki oleh Karang Taruna RW 03 Kendung, memberikan pemberdayaan dalam bentuk beberapa pelatihan dan stimulus, sehingga kini mereka mampu membenahi manajemen Karang Taruna dan memiliki website yang mewadahi promosi kegiatan mereka, memasarkan produk usaha mereka, dan menjadi ajang komunikasi organisasi mereka dengan dunia luar.

Keywords: pemberdayaan pemuda, potensi lokal
Full Text:
Section
Ekonomi, Sosial, dan Budaya