Metode Daring Dalam Meningkatkan Efektivitas Penyuluhan Pada Masa New Normal

    Ramon Syahrial, Adi budiwan. SP.,M.A.gr, Heri Susanto, SP., MM,

Abstract

Menteri Pertanian meminta kepada penyuluh pertanian di seluruh Indonesia untuk lebih aktif mendampingi petani di era new normal. Penyuluh berada di garis terdepan dalam upaya Kementan mewujudkan pertanian yang mandiri, moderen dan maju.

Gapoktan yang terletak di Desa Mondoluku, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Desa Mondoluku mempunyai 16 Gapoktan dan 46 poktan yang dibina oleh Kecamatan Wringinanom. Dengan jumlah gapoktan dan poktan tersebut muncul permasalahan yang dialami para penyuluh, kendala tersebut berkaitan dengan jarak antara poktan dan waktu yang sangat susah dapat ditentukan karena pekerjaan sebagai petani dan keperluan lainnya ditambah dengan kondisi wabah covid-19 dengan protokol kesehatan yang ketat.

Berdasarkan prioritas permasalahan seperti tersebut diatas, tim pengabdian kepada masyarakat  memberikan  wawasan  tentang  teknologi komunikasi  yang  ada  pada smartphone dan memberikan pelatihan berkaitan dengan penggunaan teknologi komunikasi disesuaikan dengan kepentingan dan kebutuhannya dalam proses penyuluhan. Dengan segala keterbatasan, penyuluh wajib berinovasi dengan teknologi informasi yang ada dan mudah diakses oleh masyarakat petani. Aplikasi Whatsapp  Grup  (WAG)  dan  Google  Meet  jadi  pilihan  simple  berbiaya  terjangkau  bisa dijadikan  sebagai  media  komunikasi  dalam  menginformasikan  penyuluh  dan  gapoktan dengan segala bentuk informasi baik antara penyuluh dan gapoktan atau antara gapoktan dan poktan.

Full Text:
Section
Teknologi Informasi dan Komunikasi