Peningkatan Kapasitas Produksi Usaha Rintisan “Semesta Rasa” melalui Penerapan Teknologi Tepat Guna

    Dimas Rahadian Aji Muhammad, Gusti Fauza, Dian Rachmawanti Affandi,

Abstract

Desa Putat, Kecamatan Patuk merupakan salah satu daerah penghasil kakao di Kabupaten Gunungkidul dengan total 11 hektar lahan yang ditanami lebih dari 10 ribu pohon kakaoUntuk meningkatkan nilai tambah produk kakao yang dihasilkan di desanya, pada Tahun 2019 para pemuda di Desa Putat mendirikan unit usaha pengolahan kakao dengan nama UKM Semesta Rasa dengan produk makanan ringan berbasis cokelat, dengan produk andalannya adalah ampyang cokelat. Hasil survey dari Tim Pengabdian Masyarakat UNS menunjukkan bahwa produk hasil olahan cokelt dan kakao tersebut belum berkualitas baik karena masih melakukan proses pengolahan menggunakan peralatan dengan kapasitas kecil serta pengetahuan dasar terkait proses pengolahan pangan masih rendah. Sebagai upaya untuk menyelesaikan masalah tersebut, Tim Pengabdian Masyarakat UNS telah bersepakat dengan mitra untuk menyelenggarakan program berupa (1) Introduksi ilmu dan teknologi pengolahan kakao; (2) Fasilitasi teknologi tepat guna untuk pengolahan kakao menjadi produk cokelat siap jual; (3) Training kewirausahaan dan manajemen industri pangan. Hasil evaluasi terhadap kegiatan yang dilakukan menunjukkan bahwa penerapan teknologi tepat guna berupa oven dan mixer dapat meningkatkan kapasitas produksi lebih dari 3x lipat per batch proses.  Program pelatihan yang dilakukan dapat meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pada usaha rintisan tersebut pada aspek teknologi pengolahan kakao, kewirausahaan dan manajemen industri pangan

Full Text:
Section
Teknologi Tepat Guna