PEMBUDIDAYAAN SELEDRI DI PEKARANGAN RUMAH SEBAGAI ALTERNATIF PENURUNAN HIPERTENSI PADA LANSIA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SIMALINGKAR

    Lasria Simamora, Desita Desita, Dewi Safitri,

Abstract

Organisasi kesehatan dunia (WHO) mengestimasikan saat ini prevalensi hipertensi secara global sebesar 22% dari total penduduk dunia. Pada lanjut usia, tekanan darah akan naik secara bertahap, elastisitas otot jantung pada lansia menurun sekitar 50% dibandingkan orang muda 20 tahunan. Salah satu penanganan hipertensi yakni non-farmakologi dengan memanfaatkan seledri akrena mengandung apigenin, flavonoid, vitamin C, apiin, kalsium, dan magnesium, yang mencegah penyempitan pembuluh darah dan menurunkan hipertensi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang hipertensi dan penggunaan seledri sebagai alternatif penanganan hipertensi dan pembudidayaannya dengan memanfaatkan pekarangan rumah. Adapun tahapan kegiatanya adalah melakukan pengkajian hipertensi, sosialisasi, demonstrasi/pengajaran (memilih bibit seledri, melakukan pencampuran tanah maupun kompos, melakukan penanaman bibit seledri), pendampingan menanam seledri dengan di pekarangan rumah masyarakat. Hasil dari kegiatan ini adalah masyarakat memahami tentang penyakit hipertensi mulai dari definisi, etiologi, manifestasi klinis, pemeriksaan diagnostik, pencegahan serta pengontrolan tekanan darah pada penderita hipertensi dengan memanfaatkan daun seledri serta terlaksananya budi daya tanaman seledri di pekarangan rumah penduduk  di wilayah kerja puskesmas Simalingkar.

Keywords: Hipertensi, Seledri, Lansia
Full Text:
Section
Kesehatan