PENGUATAN UMKM MARTABAK SURBAN SYABAN SAMARINDA KALIMANTAN TIMUR DI MASA PANDEMI

    Rudy Agung Nugroho, Yudha Aulia Firnanda, Hadi Purwo Wiyono, Ilmania Laora Sunan Tias, Nuraeni Muzdalifah,

Abstract

Masa pandemi adalah masa yang berat bagi pelaku Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sejumlah UMKM (26 juta UMKM) di Indonesia terdampak dengan adanya wabah covid-19. Namun ada juga UMKM yang masih bertahan, diantaranya UMKM martabak surban syahwa yang berlokasi di Samarinda, Kalimantan Timur. Namun permasalahan yang muncul adalah, pelaku usaha masih minim dalam hal pengetahuan digital marketing dan penjualan menggunakan media sosial. Untuk itulah, pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) 47 Universitas Mulawarman ini dilakukan untuk memberikan pendampingan kepada UMKM Martabak Surban Syahwa agar tetap bertahan dan makin maju di era pandemi. Kegiatan dilakukan secara hybrid (daring dan luring) oleh mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan dan dosen pendamping lapangan. Kegiatan dimulai dari koordinasi, Pelaksanaan dan evalausi. Hasil dari pengabdian ini adalah, berupa buku katalog produk, video profil UMKM, dan penjualan secara online. Evaluasi dari kegiatan ini adalah dilakukan monitoring dan evalausi oleh dosen pendamping lapangan dan capaian yang dirasakan oleh pelaku UMKM, adalah penjualan meningkat.

Masa pandemi adalah masa yang berat bagi pelaku Usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Sejumlah UMKM (26 juta UMKM) di Indonesia terdampak dengan adanya wabah covid-19. Namun ada juga UMKM yang masih bertahan, diantaranya UMKM martabak surban syahwa yang berlokasi di Samarinda, Kalimantan Timur. Namun permasalahan yang muncul adalah, pelaku usaha masih minim dalam hal pengetahuan digital marketing dan penjualan menggunakan media sosial. Untuk itulah, pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk Kuliah Kerja Nyata (KKN) 47 Universitas Mulawarman ini dilakukan untuk memberikan pendampingan kepada UMKM Martabak Surban Syahwa agar tetap bertahan dan makin maju di era pandemi. Kegiatan dilakukan secara hybrid (daring dan luring) oleh mahasiswa dari berbagai bidang keilmuan dan dosen pendamping lapangan. Kegiatan dimulai dari koordinasi, Pelaksanaan dan evalausi. Hasil dari pengabdian ini adalah, berupa buku katalog produk, video profil UMKM, dan penjualan secara online. Evaluasi dari kegiatan ini adalah dilakukan monitoring dan evalausi oleh dosen pendamping lapangan dan capaian yang dirasakan oleh pelaku UMKM, adalah penjualan meningkat.

 

Full Text:
Section
Ekonomi, Sosial, dan Budaya