PELATIHAN PERTANIAN TERPADU PADA KELOMPOK PETERNAK "ANDHINI JAYA MAKMUR" KELURAHAN PAMPANG, PALIYAN, GUNUNGKIDUL

    Eka Handayanta, Adi Ratriyanto, Sudiyono Sudiyono, Susi Dwi Widyawati, Aqni Hanifa, Rendi Fathoni Hadi, Wara P. S. Suprayogi, Sudibya Sudibya,

Abstract

Kondisi lahan pertanian di Kelurahan Pampang, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) lebih dari 95% berupa lahan kering, sehingga sangat tergantung pada ketersediaan air hujan. Tanaman padi gogo dan palawija hanya dapat ditanam sekali setahun. Budidaya sapi potong menjadi pilihan untuk meningkatkan pendapatan petani, karena nilai sapi sebagai modal/aset usaha juga lebih besar dibanding ternak lain sepertiĀ  kambing maupun domba. Namun, petani peternak belum menerapkan secara penuh sistem pertanian terpadu dengan memadukan antara tanaman pangan dengan peternakan, dimana limbah tanaman pangan yang dapat dipakai sebagai pakan ternak dan kotoran ternak bisa untuk pupuk tanaman pangan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan bimbingan teknis untuk meningkatkan IPTEKS dalam manajemen pemeliharaan sapi potong dan sistem pertanian terpadu. Kegiatan pertama berupa pemberian materi pertanian terpadu dan manajemen pemeliharaan sapi potong. Kegiatan kedua adalah pelatihan pengolahan pakan ternak berupa jerami amoniasi dan jerami fermentasi. Kegiatan ketiga adalah pelatihan pembuatan pupuk organik dari kotoran ternak untuk diaplikasikan di lahan pertanian. Kegiatan pengabdian ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petani peternak sehingga dapat menerapkan sistem pertanian terpadu pemeliharaan sapi potong dengan baik.

Full Text:
Section
Teknologi Tepat Guna