Peningkatan Pengetahuan Dan Kesadaran Terhadap Kejadian Mata Merah Pada Anak

    Rani Himayani, Helmi Ismunandar, Rasmi Zakiah Oktarlina, Ari Wahyuni,

Abstract

Salah satu gangguan yang sering ditemukan pada mata adalah mata merah, yang terjadi ketika pembuluh darah halus di permukaan mata melebar akibat iritasi, peradangan, infeksi, cedera, atau meningkatnya tekanan bola mata. Keluhan mata merah bisa mengenai semua usia. Mata merah umumnya tidak berbahaya, tetapi ada juga mata merah yang memerlukan penanganan segera untuk menghindari kerusakan pada penglihatan terutama pada anak-anak. Tujuan: Peningkatan pengetahuan dan kesadaran baik anak, orangtua dan guru mengenai pentingnya pemeriksaan berkala pada anak agar segera terdeteksi dini apabila ada kelainan mata merah pada anak. Metode : Penyuluhan dan skreening kelainan mata merah pada anak, meliputi pretest dan post test serta pemeriksaan mata oleh ahli. Hasil : Kegiatan diikuti oleh total 50 orang (anak, orangtua serta guru) Taman Kanak Titah Bunda yang dipilih untuk menghadiri penyuluhan dan skreening mata. Berdasarkan data hasil pengamatan pre-test, diketahui sekitar 57% peserta tidak paham mengenai pengetahuan kelainan mata merah dan 43% telah mengetahui pengetahuan yang cukup mengenai kelainan mata merah. Setelah dilakukan kegiatan penyuluhan, nilai hasil pengamatan meningkat. Sebagian besar peserta menjadi paham mengenai pengetahuan kelainan mata merah. Setelah dilakukan post-test diperoleh semua peserta sudah paham (100%) terhadap kelainan mata merah dan bagaimana pencegahan serta pertolongan pertama.

Keywords: Infeksi, Iritasi, Mata merah, Skreening
Full Text:
Section
Kesehatan