KKN Mandiri untuk Resiliensi Masyarakat di Masa Covid-19

    Rutiana Dwi Wahyunengseh,

Abstract

Universitas Sebelas Maret membuka kesempatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) mandiri tanggap Covid19, untuk adaptasi situasi pandemi Covid-19. Kebijakan tersebut dieksekusi di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, dengan melepas 12 kelompok KKN, dimana tiap kelompok berisi 9 mahasiswa dengan 1 Dosen Pembimbing Lapngan (DPL). Artikel ini disusun berdasarkan laporan kegiatan KKN dari 1 kelompok mahasiswa dibawah supervisi penulis. Artikel ini bertujuan mempublikasikan daya tanggap mahasiswa pada kebutuhan lingkungan masyarakat dan memetakan respon mahasisswa yang terwujud dalam program kerja KKN. Publikasi ini disusun menggunakan metode Discourse Network Analysis. Kerangka analisis menggunakan konsep resiliensi masyarakat, sebagai pengarusutamaan kebijakan pasca bencana, dalam hal ini bencana Covid19, yaitu (i) local knowledge, (ii) community networks and relationships, (iii) communication; (iv) health, )v) governance and leadership, (vi) resources, (vii) economic investment, (viii) preparedness, and (ix) mental outlook (Patel, et al, 2017). Hasil kegiatan KKN akan divisualkan dalam dua bentuk. Pertama,  peta isu (wordcloud), diolah dengan Nvivo, mendekripsikan kata kunci yang paling banyak disebut dalam program kerja mahasiswa. Kedua, peta kluster tematik (visualisasi jaringan), diolah dengan software dna.20-beta2.5, dan visone 2.18, untuk  mendeskripsikan interkoneksi isu, jenis kegiatan, kelompok sasaran dan gender mahasiswa KKN.

Keywords: kuliah kerja nyata, Covid-19, resilient society
Full Text:
Section
Ekonomi, Sosial, dan Budaya