WELAS DIRI UNTUK MAHASISWA

    Sandra Sutanto, Jesslyn Tanmas,

Abstract

Tugas perkembangan emerging adult yang berusia 18-25 tahun adalah mengeksplorasi diri dalam pekerjaan, percintaan dan pandangan dunia. Di tengah eskplorasi tersebut, seringkali mengalami hambatan yang berakhir dengan kebencian terhadap diri sendiri, namun bisa diatasi dengan menumbuhkan welas diri, dengan cara berbuat baik dan penuh pemahaman terhadap diri sendiri, melihat pengalaman yang dialami sebagai bagian besar dari pengalaman umat manusia, dan mengijinkan diri untuk mengalami pengalaman yang menyakitkan apa adanya, tanpa menghindar dan lari dari masalah.  Pengabdian kepada masyarakat dilakukan dengan memberikan seminar kepada 29 orang mahasiswa UMN. Seminar Welas Diri dilakukan dalam dua bagian. Bagian pertama berisi paparan informasi mengenai kebencian terhadap diri sendiri dan konsep welas diri yang harus dimiliki oleh mahasiswa. Bagian kedua dilakukan dengan mencoba beberapa kegiatan yang bisa dilakukan untuk mengurangi kebencian terhadap diri sendiri.

Keywords: welas diri, emerging adult, self-compassion, psikologi positif, mahasiswa
Section
Pendidikan