Acuan Desain Untuk Kegiatan & Fasilitas Ruang Menyusui Pasar Kramat Jati Dan Pasar Mayestik, Jakarta

    Ruth Euselfvita Oppusunggu, Anisa Rimba, Yenty Rahardjo,

Abstract

Ruang menyusui, pendukung peran ibu beraktivitas dan bekerja di luar rumah, menjadi ruang yang perlu ada di bangunan publik berdasarkan Permen Kesehatan RI No.15 Tahun 2013. Pasar rakyat sebagai bangunan publik juga menyediakan ruang menyusui dengan mengacu pada Permen PUPR 14/PRT/M/2017. Pasar rakyat Jakarta dapat dikelompokkan menjadi 2: pasar besar dan pasar kecil. Luas ruang menyusuinya seturut dengan jenis pasarnya. Pasar Mayestik dan Pasar Kramat Jati adalah subjek paper ini, representatif dari pasar besar Jakarta. Sementara itu, konsep ruang menyusui relatif baru dan cenderung tidak fungsional bagi pengguna pasar, pedagang dan pembeli wanita menyusui atau memiliki balita, karena ternyata aktivitas mereka dan balita mereka lebih dari sekedar menyusui dan membersihkan balita yang disediakan pada ruang menyusui yang ada. Paper ini memaparkan perjalanan pengabdian akademis Program Studi Desain Interior, melalui 8 minggu matakuliah Desain Masyarakat dan Lingkungan, dengan metode berpikir desain (design thinking) terhadap aspirasi pengguna untuk acuan desain ruang menyusui yang lebih kontekstual terhadap aktivitas beserta fasilitasnya. Pengabdian ini juga merupakan kelanjutan dari kolaborasi PD Pasar Jaya dan Desain Interior, School of Design, Universitas Pelita Harapan untuk Program CSR Desain Ruang Menyusui, serta PKM Internal Universitas Pelita Harapan untuk Mendesain Ruang Menyusui dan Perawatan Bayi di Pasar Tradisional DKI Jakarta.

Keywords: ruang menyusui, pasar rakyat, fasilitas ibu dan anak, desain berorientasi pada pengguna, acuan desain
Full Text:
Section
Ekonomi, Sosial, dan Budaya