Limbah Industri Tempe Rumahtangga Sebagai Pupuk Dan Pakan Ternak Di Kelurahan Pakal Kecamatan Pakal Surabaya

    Andri Krisnadianto,

Abstract

Produksi tempe yang bahan dasarnya kedelai akan meninggalkan limbah. Sayangnya hingga saat ini belum banyak yang memanfaatkan limbah ini. Di kelurahan Pakal kecamatan Pakal, Surabaya, terdapat home industri pembuatan tempe. Jumlah pembuat tempe di Kelurahan Pakal ini kuranglebih berjumlah 20 orang, dan menghasilkan limbah cair kedelai sekitar 20 liter perhari, jika dikalkulasi jumlah limbah lebih dari 400 liter/hari. Dengan adanya hal ini, perlu inovasi agar limbah ini dapat lebih berdayaguna dan diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat. Kami mengajukan ide, limbah tempe ini diolah untuk campuran pakan ternak dan pupuk organic. Kegiatan yang akan dilakukan meliputi: sosialisasi, pelatihan dan pelaksanaan program pengolahan limbah cair tempe. Pengolahan ini diharapkan memberikan keuntungan bagi masyarakat Kelurahan Pakal secara materi dan masyarakat Kelurahan Pakal lebih sadar terhadap limbah tempe yang mereka produksi sekaligus dapat memanfaatkannya. Diharapkan pula nantinya masyarakat Kelurahan Pakal dapat memproduksi olahan limbah dan memasarkan ke masyarakat luas.

Keywords: tempe, waste, industry
Full Text:
Section
Teknologi Tepat Guna