Perubahan Perilaku Masyarakat Dalam Pemenuhan Air Bersih Di Desa Bulang Kulon

    Nur Aini Azizah, Nurleila Jum’ati, Hardo Wahyudi,

Abstract

Desa Bulang Kulon merupakan  desa terapung banjir, karena desa sekitar yang mengelilinggi  terdampak banjir musiman dari aliran sungai Lamong sehingga merupakan daerah terisolasi. Di sisi lain, saat musim kemarau mengalami kesulitan air bersih, sedangkan limbah air rumah tangga terbuang secara percuma dengan membuat aliran pembuangan disekitar rumah sehingga menimbulkan genangan air. Pemberdayan yang dilakukan adalah pendampingan yang bertujuan untuk menangani permasalah pencemaran lingkungan, kelangkaan air bersih dan mengolah air banjir menjadi bermanfaat bagi warga dengan IPAL. Solusi tersebut mampu mengimbangi kebutuhan yang ada di desa tersebut khususnya untuk air, baik pada masyarakat dan lingkungan. Metode yang digunakan dalam pemberdayaan ini adalah FGD, sosialisasi, praktek, dan membentuk komunitas. Hasil yang diukur berdasarkan indikator tingkat pegetahuan, sikap dan tindakan yang dilakukan sebelum (pretest) dan sesudah (posttest) prosentase peningkatan sebesar 33%. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa program pengabdian yang diaplikasikan di Desa Bulang Kulon cukup efektif dalam mencapai tujuan. Adanya kegiatan tersebut memberikan dampak perubahan perilaku masyarakat untuk lebih peduli dalam penggunaan air sehingga memanfaatkan ulang air limbah yang diolah sedemikian rupa menjadi air bersih dan digunakan dalam pemenuhan air bersih di Desa Bulang Kulon

Keywords: perubahan perilaku, IPAL, FGD, komunitas
Full Text:
Section
Ekonomi, Sosial, dan Budaya