Pengembangan Baby Wortel Organik di Dataran Rendah

    Karwati Zawani, .Aluh Nikmatullah, Liana Suryaningsih, Khairul Muslim,

Abstract

Selama ini pengembangan wortel masih terbatas hanya dibudidayakan di lahan dataran tinggi dan menengah, sehingga untuk memenuhi permintaan wortel, terutama baby wortel, maka dilakukan ekstensifikasi ke dataran rendah. Baby wortel organik menjadi tren di kalangan
konsumen karena dikonsumsi dalam keadaan segar, dibuat salad atau juce. Oleh karena itu budidaya wortel baby secara organik perlu di sosialisasikan ke masyarakat /petani sayuran. Budidaya baby wortel secara organik bagi pemula akan lebih mudah dilakukan dengan budidaya
dalam pot/polybag di pekarangan.

Kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan ini merupakan salah satu pelayanan kepada masyarakat, yaitu penyampaian informasi budidaya wortel baby (wortel panen muda) dalam pot secara organic di pekarangan dataran rendah. Kegiatan ini bertujuan untuk memasyarakatkan teknologi budidaya baby wortel secara organic dan sekaligus untuk mengoptimalkan fungsi pekarangan sebagai sumber penghasil pangan dan pendapatan keluarga.

Kegiatan penyuluhan diawali dengan pembuatan DEMPLOT budidaya baby wortel dalam pot secara organik di pekarangan di Kelurahan Rembiga pada bulan Juni sampai dengan bulan Agustus 2018. Kemudian untuk mendesiminasikan hasil DEMPLOT dilakukan penyuluhan kepada masyarakat pada tanggal 4 Agustus 2018 di aula lesehan Goyang Lidah, Jl, Dakota no 8 Kelurahan Rembiga.

Materi penyuluhan disampaikan dengan metode ceramah, diskusi, dan kunjungan ke lokasi DEMPLOT dan panen bersama. Hasil panen baby wortel diperoleh umbi dengan berat berkisar 52 gram – 87 gram per umbi dan panjang 9,5 cm – 12 cm.

Dengan melihat langsung hasil DEMPLOT, peserta termotivasi untuk memanfaatkan pekarangan mereka (terutama para kader dan posyandu dan PKK) sebagai penghasil wortel organik, sehingga program perbaikan gizi masyarakat bisa dilakukan secara mudah dan murah. Kemudian bagi petani sayuran merupak inspirasi baru dalam melakukan diversifikasi produk sayuran yang memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Keywords: Demplot, baby wortel, organic,dataran rendah
Full Text:
Section
Teknologi Tepat Guna