Pemanfaatan Limbah Kotoran Ayam untuk Budidaya Tanaman Obat Jahe Merah

    Sri Hamda, Sandra Sukmaning Aji, Deetje Sunarsih, Udan Kusmawan, Jamaludin,

Abstract

Tanaman jahe merah saat ini telah banyak dikenal sebagai tanaman obat, sehingga kebutuhan akan jahe merah cukup tinggi. Tanaman ini dapat tumbuh dengan baik pada daerah tropis dengan suhu berkisar antara 200 – 300 celsius. Limbah kotoran ternak dapat dimanfaatkan untuk pertumbuhan tanaman. Kampung Jati Tonjong Rt002/006 Kecamatan Tajurhalang Kabupaten Bogor, berada di daerah tropis, mempunyai curah
hujan cukup dan cocok untuk menjadi daerah pertanian. Masyarakat wilayah Kampung Jati Tonjong Rt002/006 merupakan masyarakat yang tergolong kurang mampu karena sebagian besar masyarakat tersebut tidak mempunyai penghasil tetap, dan umumnya berada pada usia produktif berkisar antara 25 sampai dengan 50 tahun. Mereka sudah terbiasa berkebun dan memiliki lahan sendiri, ada juga yang memanfaatkan lahan orang lain untuk digarap. Di kecamatan juga terdapat peternakan ayam yang limbahnya belum dimanfaatkan secara optimal. Tujuan dari kegiatan abdimas ini adalah untuk melatih masyarakat dan memberikan informasi tentang pemanfaatan kotoran ayam untuk budidaya jahe merah. Langkah-langkah kegiatan ini yaitu dimulai dengan menentukan komposisi media tanam, pemberian penyuluhan tentang cara membudidayakan jahe merah, membantu menyediakan bibit dan cara merawat tanaman jahe merah. Hasil dari kegiatan abdimas ini adalah pemahaman masyarakat tentang penggunaan kotoran ayam, pemanfaatan lahan yang belum tergarap, budidaya jahe merah serta perawatannya.

Keywords: Kotoran ayam, Budidaya, Jahe merah, tanaman obat
Full Text:
Section
Teknologi Tepat Guna